Showing posts with label jurnal oyeah. Show all posts
Showing posts with label jurnal oyeah. Show all posts

13 May 2007

Besok UAS

Besok adalah hari pertama UAS atau Ujian Akhir Semester.
Lucu memang, mengingat sudah lumayan banyak anak-anak yang telah mendapatkan universitas impian mereka namun di sisi lain mereka masih belum lulus dari sekolahnya masing-masing.
Hahahaaha
Mari kita tertawakan nasib anak-anak ini.
(termasuk saya tampaknya)

Dua minggu lagi segala penderitaan ini -InsyaAllah- akan segera berakhir.
Marilah kita lakukan yang terbaik bersama-sama!

Semoga tahun ini semua siswa kelas 3 SMA di seluruh penjuru Nusantara dapat lulus semua.
Amin!
Namun tidak hanya tahun ini saja, semoga juga tahun-tahun berikutnya semuanya lulus 100 %.
Sampai hari kiamat nanti, semoga tidak ada lagi yang tidak lulus UAN.

Tapi boleh juga bila UAN nya itu sendiri yang kita lenyapkan, sehingga tidak akan ada lagi istilah "tidak lulus UAN".
Hehehehe

Ok, bye-bye

06 May 2007

Gak Ada Judulnya

Seperti yang telah saya katakan pada post sebelumnya, "semoga saja di bulan ini dapat terjadi banyak hal-hal spesial yang kita inginkan". Alhamdulillah, banyak hal-hal spesial yang saya inginkan telah terjadi di sepertiga awal bulan ini. Hal-hal tersebut antara lain adalah:
1. Radja mengeluarkan album paling terbarunya dan langsung saya beli!
2. Film yang dimainkan pujaan hati saya no2 yaitu Bunga Citra Lestari yang bernama Cinta Pertama keluar dvd nya terus langsung saya beli juga.
3. Saosin tiketnya tidak saya beli karena terlampau asin, kurang saos kecap.
dan lain-lain.

Saya tidak tahu mau nulis apa lagi, lagipula tampaknya post ini juga tidak terlalu penting dan anda juga kelihatannya tidak begitu peduli tentang hal-hal spesial apa saja yang saya alami di bulan Mey ini, jadi yasudah sekian saja ah. Dadah.

01 May 2007

Selamat Datang Bulan Mei

Alhamdulillah Bulan Mei telah tiba. Kalau dalam Bahasa Inggris, "Thank You God, May has come".

Apa yang membuat bulan Mei begitu spesial? Saya tidak tahu.
Hanya saja dengan pergantian bulan ini menandakan bahwa umur kita semakin bertambah, hidup kita semakin diperpanjang oleh Tuhan, dan kiamat pun juga semakin dekat. Dekat. Mungkin kiamat datang besok, mungkin di pertengahan bulan ini, mungkin juga setelah bulan Mei berakhir. Tapi, tidak tertutup kemungkinan juga bahwasanya kiamat akan datang setelah anda selesai membaca post ini. Hehehe.

Intinya, bulan Mei telah tiba. Kita telah sampai pada bulan ke 5.
Semoga saja di bulan ini dapat terjadi banyak hal-hal spesial yang kita inginkan.

Seperti yang Luke Skywalker pernah katakan, "May the force be with you".
-Bulan Mei kekuatan bersama kamu-

Welcome May!

19 April 2007

Bye-bye UAN

Alhamdulillah, hari ini UAN telah selesai dilaksanakan, semoga saja usaha pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan bangsa ini melalui penyelenggaraan UAN dapat terlaksana dengan manis dan cantik.

Horeee!

Semoga semua yang mengikuti UAN 2007 ini dapat lulus 100%. Amin!

17 April 2007

Mari Kita Berjudi

Hari ini pemerintah kita baru saja meresmikan acara Judi Tahunan yang biasa diadakan 1 tahun sekali. Judi Tahunan yang biasa dikenal dengan nama UAN ini diadakan di kasino-kasino yang tersebar di seluruh SMA, SMK, dkk. di seluruh pelosok Nusantara. Judi Tahunan ini dapat dikatakan cukup spesial, karena judi ini tidak memainkan permainan seperti Poker, Blackjack, dll. yang biasa dimainkan pada judi-judi lain, melainkan sebuah permainan sederhana bernama "HITAMKAN SALAH SATU PILIHAN JAWABAN YANG PALING BENAR". Anda hanya membutuhkan sebatang pensil 2B, penghapus, kartu khusus untuk mengikuti permainan ini, lembar jawaban (yang kelak akan diberikan oleh bandar), dan ilmu yang mendalam mengenai permainan yang akan anda mainkan. Seperti halnya Judi Tahunan yang diadakan tahun lalu, Judi Tahunan tahun ini diadakan selama 3 hari berturut-turut, dimulai hari ini. Tidak seperti kebanyakan judi lainnya, Judi Tahunan ini tidak menggunakan uang sebagai barang taruhan. Judi ini mempertaruhkan masa depan pemainnya, barangsiapa yang menang taruhan akan memiliki masa depan dan yang kalah, mungkin masih bisa mencoba lagi pada tahun depan.

Judi pada dasarnya tidak baik, namun Judi Tahunan ini berbeda dari judi-judi lainnya. Judi ini dilegalkan oleh pemerintah (walau banyak pihak yang menentangnya) dan judi ini pun memerlukan keahlian yang tinggi dalam memainkannya. Dibutuhkan waktu selama 3 tahun - minimal - untuk mempelajari tata cara bermainnya agar kita dapat menang taruhan dengan baik. Di sisi lain, judi ini tidak jauh berbeda dengan judi-judi lainnya menyangkut soal berbuat curang. Anda dapat berbuat curang di dalam Judi Tahunan ini, hanya saja anda harus menambahkan sejumlah besar uang ke dalam taruhan anda dan resiko yang akan anda tanggung adalah sangat besar apabila anda ketahuan berbuat curang. Anda tidak hanya mempertaruhkan sejumlah besar uang, tapi juga masa depan anda. Saran saya, lebih baik anda jangan mencoba untuk berbuat curang (kalau bisa jangan terpikir sekalian untuk berbuat curang) karena risiko yang akan anda hadapi tidak akan sebanding dengan waktu 3 tahun yang anda telah habiskan untuk mempelajari tata cara permainan judi ini.

Singkat kata, marilah kita berjudi! eh maaf, marilah kita sukseskan UAN 2007!

15 April 2007

Menggugat Kesubjektifan Soal

Hari ini, tadi pagi, saya baru saja mengikuti try out UAN di Inten, tempat bimbel terbaik di seluruh Indonesia, bahkan di dunia. Tidak ada yang begitu spesial, hanya soal-soal pengulangan dari latihan soal-soal yang pernah diberikan. Mudah tidak, susah pun tidak. Soal try out tadi terdiri dari 3 bagian, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Saat mengerjakan, Alhamdulillah lancar-lancar saja layaknya ombak di Nusa Dua sana, hanya saja timbul permasalahan BESAR ketika try out sudah selesai dan saya mencocokkan jawaban-jawaban pada kunci yang telah disediakan dan dipajang di salah satu bagian tembok Inten. Pada saat mencocokkan kunci jawaban Matematika dan Bahasa Inggris tidak ada masalah, pada saat saya mencocokkan kunci jawaban Bahasa Indonesia baru timbul masalah BESAR. Dari 40 soal, saya salah sebanyak 14 soal. Dan di antara 14 soal itu, ada soal-soal yang seharusnya tidak salah (menurut saya setidaknya). Untuk lebih jelas, saya akan beri sebuah contoh. Ini adalah soal nomor 69 dari try out tadi.

69. Penulisan judul karya tulis yang tepat pada....
(A) SUMBER ENERGI LISTRIK KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG
(B) SUMBER ENERGI LISTRIK KINI dan MASA yang AKAN DATANG
(C) SUMBER ENERGI LISTRIK dan MASA YANG AKAN DATANG
(D) Sumber Energi Listrik Kini dan Masa yang Akan Datang
(E) Sumber Energi Listrik Kini Dan Masa Yang akan Datang

Bila anda berpikiran seperti saya, maka anda akan menjawab A sebagaimana pula yang guru Bahasa Indonesia saya telah ajarkan. Namun, menurut kunci jawaban yang diberikan, jawaban yang tepat adalah E.

Ada lagi soal kontroversial dari try out tersebut, seperti soal nomor 38 ini.

38. Sebagai panglima dan pejuang, Cut Nyak Dien tidak pernah gentar menghadapi lawan yang persenjataannya modern. Bagi pejuang ini, hidup dan mati ada di tangan Allah.

Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi di atas adalah....
(A) Lebih baik mati berkalang tanah, daripada hidup bercermin bangkai.
(B) Perang bermalaikat, sabung berjuara.
(C) Mati semut karena kemanisan.
(D) Bagaikan mencari jarum dalam jerami.
(E) Sebelum ajal berpantang mati.

Soal ini adalah soal yang sama persis dengan soal yang beberapa waktu lalu pernah dibahas oleh guru Bahasa saya. Menurut beliau, jawaban yang paling tepat adalah jawaban B, sehingga pada try out tadi pun saya memilih jawaban B. Sedangkan menurut kunci jawaban jenius, jawaban yang tepat adalah jawaban E. jadi, manakah yang betul?? Saya merasa sungguh bingung. Siapakah yang harus saya percaya? Guru bahasa saya yang saya cintai sepenuh hati atau pembuat kunci jawaban yang saya tidak ketahui identitasnya. Ini menunjukkan bahwa betapa soal-soal yang diberikan sangat bersifat subjektif. Suatu jawaban bisa benar, bisa juga tidak, tergantung pembuat soal menginginkan yang mana. Belajar pun menjadi tidak berguna, karena apa yang kita pelajari (dan kita yakini kebenarannya) belum tentu benar. Untung saja ini masih berupa try out, bukan UAN yang sebenarnya. Tidak ada solusi yang dapat kita pecahkan, karena kita hanya dapat menjawab soal dengan jawaban yang menebak-nebak (Dari manakah kita dapat menentukan jawaban tersebut benar? Bukankah dari guru kita? Bukankah dari bimbel kita pula? Bila keduanya bertentangan, jawaban manakah yang harus kita ambil sebagai jawaban yang BENAR? Lalu apakah jawaban yang menurut kita sudah benar juga dinyatakan benar oleh si pembuat soal? Bila jawaban tersebut benar menurut si pembuat soal, apakah berarti benar juga menurut kaidah yang sesungguhnya?). Kebenaran itu pada dasarnya bersifat subjektif. Kita tidak bisa menentukan sesuatu itu benar atau tidak, namun bila kita menentukan sesuatu itu benar maka setidaknya itu BENAR MENURUT KITA.

Seandainya semua jawaban yang kita butuhkan terdapat dalam satu kitab yang pasti, saya yakin persoalan tidak akan serumit ini. Saat ini saya hanya berharap agar kunci jawaban yang diberikan di tempat bimbel tadi SALAH, sehingga tidak akan muncul keragu-raguan di hati dan saya dapat berpegang teguh pada satu kunci jawaban yang pasti.

SUKSES UAN !!!