31 May 2007

Libur Telah Tiba

Yeah, bulan mei yang cukup berat ini akhirnya berakhir juga..

Selamat tinggal Nyonya UAS dan Nyonya EBTA Praktek

Selamat datang Tuan Libur dan Tuan Hura-hura

Liburan telah datang, setelah lama ditunggu dan didambakan.
Namun, cerita tidak berjalan dengan mulus begitu saja.
Selalu saja ada konflik di dalam novel bernama HIDUP ini.

Saya tidak merasakan kehadiran Tuan Libur di dalam hati saya.
Saya tidak merasakan kehadiran Tuan Hura-hura di tubuh saya.

Saya terkekang dalam hari-hari yang selalu saya impikan ini.
Saat mereka datang, saat itu juga kemerdekaan saya direnggut.

Saya terkena alergi.

Mereka mendatangi saya di dalam gelapnya malam.
Tubuh saya diikat, mulut saya disumpal dengan buah Iblis.
Saya tidak berdaya, Tentara Neraka tampaknya memiliki dendam pada saya.
Batalion Alergi menyerang saya di saat saya akan meraih kemenangan yang sejati.

Saya menghilang dari dunia yang dipenuhi kata Libur.

Alergi ini bagaikan penjara yang terus mengekang diri saya di tengah teriakan "Libur! Libur!".
Yang lebih ironis, bentol-bentol merah alergi ini datang satu hari setelah Ebta Praktek selesai,
ia datang pada hari debutnya Liburan.

Di saat saya akan berteriak "LIBUUURRRR!" di saat itu pula alergi ini datang membunuh rasa senang dan bahagia. Teriakan saya dipendam oleh teriakan lain, "SAYA INGIN SEMBUH!".

Alhasil, tidak banyak yang dapat saya lakukan selain menonton TV di rumah dan menulis blog bodoh ini.

Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi.

20 May 2007

Besok EBTA Praktek

Tidak!
Besok adalah minggu EBTA Praktek!
Mengerikan...
Menegangkan...
Tapi apalah, semua hanya untuk waktu satu minggu bukan?

Formalitas seperti ini memang tampaknya sedikit membuang waktu.
Ilmu yang ditimba selama 3 tahun di SMA hanya ditentukan keberhasilannya dalam waktu satu minggu?

Cukup tidak masuk akal.

Mungkin EBTA Praktek (atau 'Praktik'? entahlah) ini akan lebih baik lagi bila dilaksanakan secara periodik, 3 bulan sekali dari kelas satu SMA. Nilai-nilai dari EBTA Praktek per 3 bulan ini lalu dijumlah dan dirata-ratakan.
Itu baru yahud!

Ok, semoga saja semua anak Indonesia bisa lulus EBTA Praktek dan masuk perguruan tinggi yang diinginkan!
Amin

13 May 2007

Besok UAS

Besok adalah hari pertama UAS atau Ujian Akhir Semester.
Lucu memang, mengingat sudah lumayan banyak anak-anak yang telah mendapatkan universitas impian mereka namun di sisi lain mereka masih belum lulus dari sekolahnya masing-masing.
Hahahaaha
Mari kita tertawakan nasib anak-anak ini.
(termasuk saya tampaknya)

Dua minggu lagi segala penderitaan ini -InsyaAllah- akan segera berakhir.
Marilah kita lakukan yang terbaik bersama-sama!

Semoga tahun ini semua siswa kelas 3 SMA di seluruh penjuru Nusantara dapat lulus semua.
Amin!
Namun tidak hanya tahun ini saja, semoga juga tahun-tahun berikutnya semuanya lulus 100 %.
Sampai hari kiamat nanti, semoga tidak ada lagi yang tidak lulus UAN.

Tapi boleh juga bila UAN nya itu sendiri yang kita lenyapkan, sehingga tidak akan ada lagi istilah "tidak lulus UAN".
Hehehehe

Ok, bye-bye

06 May 2007

Gak Ada Judulnya

Seperti yang telah saya katakan pada post sebelumnya, "semoga saja di bulan ini dapat terjadi banyak hal-hal spesial yang kita inginkan". Alhamdulillah, banyak hal-hal spesial yang saya inginkan telah terjadi di sepertiga awal bulan ini. Hal-hal tersebut antara lain adalah:
1. Radja mengeluarkan album paling terbarunya dan langsung saya beli!
2. Film yang dimainkan pujaan hati saya no2 yaitu Bunga Citra Lestari yang bernama Cinta Pertama keluar dvd nya terus langsung saya beli juga.
3. Saosin tiketnya tidak saya beli karena terlampau asin, kurang saos kecap.
dan lain-lain.

Saya tidak tahu mau nulis apa lagi, lagipula tampaknya post ini juga tidak terlalu penting dan anda juga kelihatannya tidak begitu peduli tentang hal-hal spesial apa saja yang saya alami di bulan Mey ini, jadi yasudah sekian saja ah. Dadah.

01 May 2007

Selamat Datang Bulan Mei

Alhamdulillah Bulan Mei telah tiba. Kalau dalam Bahasa Inggris, "Thank You God, May has come".

Apa yang membuat bulan Mei begitu spesial? Saya tidak tahu.
Hanya saja dengan pergantian bulan ini menandakan bahwa umur kita semakin bertambah, hidup kita semakin diperpanjang oleh Tuhan, dan kiamat pun juga semakin dekat. Dekat. Mungkin kiamat datang besok, mungkin di pertengahan bulan ini, mungkin juga setelah bulan Mei berakhir. Tapi, tidak tertutup kemungkinan juga bahwasanya kiamat akan datang setelah anda selesai membaca post ini. Hehehe.

Intinya, bulan Mei telah tiba. Kita telah sampai pada bulan ke 5.
Semoga saja di bulan ini dapat terjadi banyak hal-hal spesial yang kita inginkan.

Seperti yang Luke Skywalker pernah katakan, "May the force be with you".
-Bulan Mei kekuatan bersama kamu-

Welcome May!

30 April 2007

Apa Yang Membuat Hari Kita Menyenangkan?

Yeah, pertanyaan seperti judul di atas mungkin memang terdengar sangat klise, tapi bukankah pertanyaan seperti itulah yang harus kita jawab agar kita dapat selalu memiliki hari-hari yang menyenangkan? Pertanyaan keren bukan,

"Apa Yang Membuat Hari Kita Menyenangkan?"

Tapi tentu saja jawaban pertanyaan tersebut pasti bersifat subjektif, tergantung dari hal-hal apa yang membuat anda senang dan apakah hal-hal tersebut terjadi dalam hari-harri yang anda lalui.
Nah, oleh karena itu marilah bersama-sama dengan mengucap Basmallah kita ubah pertanyaan tersebut menjadi,

"Apa Yang Membuat Hari Kita SELALU Menyenangkan?"

Merasa tertantang untuk menjawabnya? Don't hesitate mate. Saya yakin pasti anda memiliki berjuta-juta bahkan bermiliar-miliar jawaban untuk menjawabnya, dari jawaban yang masuk akal sampai jawaban yang hanya masuk sampai permukaan akal.

Saya di sini bukan untuk berargumen mengenai jawaban apa yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan no2 di atas itu, melainkan untuk memberikan sebuah jawaban alternatif. Ya, alternatif, seperti layaknya jalan tikus yang anda lewati saat jalan utama macet total dipenuhi kendaraan-kendaraan penghasil polutan seribu umat.

Anda boleh sependapat boleh tidak, boleh setuju boleh tidak, boleh ketawa boleh juga tidak, terserah.

Menurut saya, pertanyaan "Apa yang membuat hari kita selalu menyenangkan?" dapat dijawab dengan jawaban yang simpel, yaitu, "Keinginan kita untuk membuat hari-hari kita selalu menyenangkan!". Semudah itukah? Betul! Semudah itu. Anda tidak percaya? Persetan (hehe).

Sebenarnya permasalahan ini (di mana pertanyaannya sendiri baru muncul di kepala saya sore ini dan jawabannya sudah ada dari siang hari, entah bagaimana caranya?) berawal dari sebuah bincang-bincang yang berkembang menjadi "another random thoughts". Semuanya berawal saat setelah salat Dzuhur bersama di sekolah saya. Siang tadi saya sedang bercakap-cakap bersama teman saya dan dia menceritakan kepada saya tentang buku yang baru saja dibacanya (walaupun belum selesai semua dia bilang). Buku itu becerita tentang kekuatan pikiran, bagaimana Thoughts Become Things (pikiran kita menjadi kenyataan) dan tidak ada hal yang tidak mungkin asal kita benar-benar memikirkannya.

The power of our sub-conscious mind!

Lalu saya teringat "kursus" yang saya ikuti beberapa tahun yang lalu di mana di kursus itu kita dilatih untuk lebih percaya diri, yakin terhadap diri kita sendiri, dan pada intinya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini asal kita memikirkannya dengan sungguh-sungguh dan benar-benar (tidak salah-salah..........................kurang lucu? Saya juga berpikir begitu).

Jujur saja, saya pun sampai saat ini masih belum mengerti bagaimana hanya dengan memikirkan sesuatu, sesuatu tersebut dapat menjadi suatu kenyataan (dalam hal ini beda lho konteksnya dengan seperti misalnya kita memikirkan mau makan coklat lalu kita ke supermarket beli coklat dan jreng.. kita sedang makan coklat. Saya tekankan, bukan seperti itu lho ya. Hal ini lebih tertuju kepada sesuatu yang abstrak).

Seperti yang teman saya cerita (berdasarkan buku yang baru dia baca itu) tentang kisah seorang "buruk rupa" (atau semacamnya, saya lupa detilnya). Ia diejek-ejek terus oleh teman-temannya karena keburukrupaannya tersebut, hingga suatu hari ia curhat kepada gurunya dan gurunya tersebut berkata, "Kamu jangan mikir-mikir yang negatif-negatif dari diri kamu. Kamu pikir aja segi positif-positifnya". Alkisah 6 bulan telah berlalu, dan benar saja. Teman-teman si buruk rupa itu tidak pernah lagi mengejek-ngejek dia. Dan mengenai apa yang terjadi terhadap teman-teman pengejeknya itu pun beraneka ragam. Ada yang berhenti mengejek entah mengapa, ada yang celaka atau apalah, intinya adalah si buruk rupa tidak lagi mendapat ejekan-ejekan dari kawan-kawannya.

Saya sendiri punya pengakuan yang harus saya sampaikan berkaitan dengan wacana "Kekuatan Pikiran" ini. Begini :

Saya merasa tubuh saya ini kurus kering dan tidak proporsional. Saya ingin sedikit lebih gendut dan menggemaskan agar saya terlihat lebih seksi dan menawan seperti Brad Pitt. Intinya, saya ingin menambah berat badan. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Makan banyak memang mudah, tapi bila perut sudah berteriak STOP berkali-kali maka tidak dapat terus dicecoki bukan? Pikiran "saya ingin gendut" ini ternyata telah terbawa hingga alam bawah sadar saya dan sekarang saya telah bertambah sebanyak kurang lebih 3 kilo. Horeee!! Rahasianya apa? Saya pun tidak tahu. Mungkinkah dengan hanya puasa Senin Kamis saya dapat bertambah gendut (walaupun bukan dengan tujuan menambah berat badan)?. Entah bagaimana, yang jelas nafsu makan saya pun akhir-akhir ini bertambah. Bagaimana caranya? Jangan tanya saya. Walau begitu, saya yakin ini semua berkat The Power of The Sub-Conscious Mind.

Hmm... Jadi agak sedikit ngalor-ngidul yach. Baiklah, balik lagi ke pertanyaan awal.
"Apa Yang Membuat Hari Kita Selalu Menyenangkan?"
Jawabannya sebenarnya tidak sulit. Hal apa pun dapat memicu kita untuk merasa bahwa hari kita ini menyenangkan, asal kita harus memiliki keyakinan bahwa hari ini PASTI akan menyenangkan.

Saya tidak (belum) tahu bagaimana cara kerjanya, tapi saya yakin bila pada awalnya kita sudah menanamkan pemikiran bahwa HARI INI AKAN MENYENANGKAN maka pasti HARI INI AKAN MENJADI HARI YANG MENYENANGKAN.

So it is all up to you mate!

23 April 2007

Hidup Dan Mati

Hidup ini tidak lebih dari sebuah sampler es krim yang biasa kita coba di toko-toko es krim. "Mbak, coba yang rasa strawberry nya donk", dan kita pun dapat mencicipi bagaimana rasa es krim strawberry yang dijual di toko es krim tersebut. Bila kita tidak merasa cocok dengan rasa tersebut, maka kita dapat mencoba "secicip" dari rasa-rasa yang lain sampai akhirnya kita mendapatkan rasa yang paling sinkron dengan lidah kita. Setelah itu, barulah kita mendapat satu cup penuh (bila bukan cone tentunya) berisi es krim dengan rasa yang paling kita sukai berdasarkan sesi cicip-cicip tadi. Hal yang sama pun berlaku terhadap hidup.

Kita mencicipi bermacam-macam gaya hidup sampai akhirnya kita mendapatkan satu cup penuh akan gaya hidup yang sesuai terhadap kepribadian serta lingkungan kita. Bagaimana bila ternyata gaya hidup tersebut tidak cocok dengan kepribadian maupun lingkungan kita? Bagaimana bila anda telah memilih rasa yang salah dan seumur hidup anda akan menyesali rasa yang telah anda pilih? Jawabannya mudah. Buanglah es krim tersebut ke tong sampah (atau bila anda di Jakarta, buanglah di mana pun yang anda kehendaki) dan beli yang baru! Memang, mengubah jalan hidup ini tidak semudah membuang es krim yang lama dan membeli baru lagi dengan rasa yang berbeda.

Mengubah gaya hidup yang berarti mengubah keseluruhan hidup anda membutuhkan banyak usaha dan pengorbanan serta waktu yang tidak singkat. Namun walaupun begitu, hasil yang akan anda dapatkan sebanding dengan usaha yang telah anda lakukan. Rasa yang berbeda dan lebih sesuai dengan lidah akan membuat hari anda jauh lebih menyenangkan. Oleh karena itu, gantilah rasa es krim anda sekarang juga, bila anda merasa itu perlu! Yeah...

Sekarang mari kita berbicara mengenai kematian. Bila hidup tidak jauh berbeda dengan halnya es krim, maka kematian tidak jauh berbeda halnya dengan menggunakan deodoran. Bila ketiak anda berbau tidak sedap, maka anda akan menggunakan deodoran untuk mengatasi masalah yang anda miliki tersebut, bukan? Namun, bila ketiak anda tidak berbau maka anda tidak akan menggunakan deodoran. Lain halnya apabila anda tetap menggunakan deodoran walaupun ketiak anda tidak berbau, maka itu hanyalah menjadi suatu perbuatan bodoh. Tetapi tentu saja anda akan menjadi orang yang lebih bodoh lagi apabila ketiak anda berbau dan anda tidak melakukan apa-apa terhadap ketiak menjijikan tersebut. Mungkin hal ketiak bau dan deodoran ini hanyalah permasalahan sepele, namun kenyataan berbicara lain. Persepsi orang terhadap diri anda ditentukan dari bau ketiak yang anda hasilkan.

Bila ketiak anda berbau, maka orang akan melihat anda sebagai seseorang yang menyebalkan karena membiarkan aroma ketiak anda menembak membabi-buta wangi di sekeliling anda layaknya penembakan tragis di Virginia Tech sana. Anda akan dibenci, dan seumur hidup anda akan dipenuhi penyesalan dan pertanyaan-pertanyaan seperti "Mengapa aku tidak memakai deodoran ketika ketiakku menghasilkan bau tak sedap?". Lain halnya bila ketiak anda mengeluarkan bau harum yang dapat membuat wanita-wanita jatuh terkapar akibat pesona yang anda sebar (terima kasih kepada deodoran yang telah membuat anda begitu terlihat seksi dan berbau sedap). Orang akan melihat anda sebagai seorang pahlawan dengan jiwa patriot yang besar karena telah bersikap sempurna dengan membumihanguskan bau tak sedap yang dihasilkan ketiak anda. Singkat kata, deodoran menentukan nasib anda.

Begitu pula halnya dengan kematian. Di sini, ketiak adalah hidup anda. Bila anda berlaku baik dalam hidup, sama seperti halnya dengan ketiak yang wangi, anda akan memiliki citra yang baik dan ketika anda meninggal nanti, anda akan meninggal dengan tenang sebagaimana orang-orang merasa tenang saat berada di sekeliling anda yang memiliki ketiak yang harum nan wangi. Bila anda berbuat jahat dan tidak melakukan apa-apa untuk mengubah perilaku tersebut, sama halnya seperti memiliki ketiak yang menghasilkan bau tidak sedap dan anda tidak menggunakan deodoran untuk menghilangkan bau tersebut, maka kealk ketika anda meninggal nanti orang-orang akan membenci anda dan jalan anda pun menuju akhirat akan menuju banyak rintangan (mungkin di tengah perjalanan pun anda akan jatuh ke neraka karena malaikat-malaikat yang menjaga anda saja tidak tahan dengan bau ketiak yang anda hasilkan). Deodoran di sini berperan sebagai katalis kematian, antara kematian yang baik dan kematian yang buruk. Sekarang keputusan ada di tangan anda!

Have a nice day!
Dan jangan lupa memakai deodoran bila ketiak anda menghasilkan wangi yang tidak menyenangkan...